oleh

Masyarakat Kulur Ilir Tolak Perpanjangan HGU PT KBP

LUBUK BESAR – Masyarakat desa Kulur Ilir kecamatan Lubuk Besar Bangka Tengah menolak perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) PT. Komongan Barutama Permai (KBP). Terkait penolakan tersebut, Komisi II DPRD kabupaten Bangka Tengah menyambangi Kantor Kepala Desa Kulur Ilir untuk melakukan audiensi dengan Pemerintah Desa Kulur Ilir dan masyarakat setempat guna mendengarkan keberatan masyarakat Desa Kulur iLir terkait penolakan perpanjangan HGU PT. KBP dengan luas lahan 178 hektar .

Perusahaan PT. Komongan Barutama Permai sendiri bergerak dibidang tambak udang dan pembenihan udang. “Kita mendengarkan aspirasi masyarakat desa Kulur iLir melalui perangkat desa dan BPD-nya bahwa mayoritas masyarakat Desa Kulur Ilir menolak perpanjangan HGU dikarenakan lahan seluas itu ditelantarkan oleh pemegang HGU sejak tahun 1990 yang lalu,” ujar Wakil Ketua I DPRD Bangka Tengah, Batianus yang juga Koodinator Komisi II DPRD Bateng, Minggu (08/12).

Loading...

Ia mengatakan, berdasarkan informasi yang diperoleh pihaknya, bahwa lahan yang sudah ditelantarkan PT. Komongan Barutama Permai tersebut saat ini sudah dikelola oleh masyarakat sebagai mata pencaharian.

“Sejak Tahun 1990 hingga berakhirnya masa berlaku HGU, lahan tersebut sudah dikelola menjadi lahan pertanian dan kebun-kebun oleh masyarakat Kulur Ilir sebagai mata pencaharian, jelas disini kami ingin membela masyarakat,” sebutnya.

Komentar

BERITA LAINNYA