oleh

Mantan Koruptor Bisa Nyalon Pilkada, KPK Pasrah

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) pasrah terkait aturan mantan terpidana korupsi atau bekas koruptor mencalonkan diri sebagai calon kepala daerah dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) teranyar memperbolehkan mantan koruptor ikut Pilkada.

—————–

Loading...

WAKIL Ketua KPK Saut Situmorang mulanya mempertanyakan kandidat yang lebih baik ketimbang mantan koruptor. Saut menyebut, KPK tak bisa menentang hal tersebut lantaran dasar hukum pencalonan eks narapidana koruptor dalam pilkada telah dikeluarkan.

“Apa memang enggak ada yang lain lagi? Tapi, karena memang aturannya begitu, siapa pun boleh masuk (ikut Pilkada 2020), silakan saja. Siapa saja boleh menilai,” kata Saut di Jakarta, Minggu (8/12).

Ia pun mengajak masyarakat untuk menghormati aturan tersebut. Meski, hal ini telah mengundang polemik di tengah masyarakat.

Kendati demikian, Saut mengingatkan agar partai politik (parpol) menjunjung Sistem Integritas Partai Politik (SIPP) ketika merekrut kader-kader baru ataupun dalam proses kaderisasi. Karena, menurutnya, pedoman tersebut setidaknya dapat meningkatkan integritas para kader parpol.

Komentar

BERITA LAINNYA