oleh

Mana Suaramu Lagi?

HUKUM tetap harus ditegakkan tidak melihat siapa yang terkait di dalam kasus itu (insiden penambang Vs Satpol PP di Sijuk, Belitung.red). Ujar pengacara senior Bangka Belitung (Babel), Dharma Sutomo alias Momok kepada Babel Pos.

Oleh: Syahril Sahidir – CEO Babel Pos Grup —


Loading...

”JANGAN jadikan kasus Sijuk itu contoh penegakan hukum yang tidak bagus. Apalagi kasus itu sudah disorot secara nasional. Sudah disorot pihak Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Jadi, damai silahkan, dan kepolisian tentu menyambut baik perdamaian itu. Namun pengusutan tetap harus lanjut,” tegas Momok lagi.

”Polisi khususnya Polres Belitung tetap harus mengusut kasus itu, bahkan mengembangkannya, tak hanya sebatas penambang dan Satpol PP saja, tapi juga hingga ke cukong yang menampung timah ilegal itu. Ini pintu masuk bagi polisi, karena kawasan yang ditambang nyata-nyata Hutan Lindung. Jangan buat masyarakat jadi apatis melihat penyelesaian kasus ini hanya dengan berdamai,” harapnya.

“Seharusnya negara itu dapat menegakkan hukum sesuai dengan ketentuan tanpa melihat apa, siapa dan mengapa. Pada prinsip penegakan hukum itu tidak melihat tentang siapa subjek hukum itu, semua sama di mata hukum. Apalagi menyangkut kepentingan masa depan suatu daerah atas hutannya dan DAS (Daerah Aliran Sungai.red),” jelas pengacara lainnya, Adistia Sunggara.

***

YAH, kasus Sijuk masih layak menjadi tajuk.

Komentar

BERITA LAINNYA