oleh

Malas Masuk Kerja, TPP PNS Pemkab Bangka Dipotong

SUNGAILIAT – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKSDMD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka, memberlakukan pemotongan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tidak mengikuti apel pagi dan sore hari saat pulang kerja. Hal ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan disiplin para PNS di lingkungan Pemkab Bangka.

Pemotongan TPP ini sudah diberlakukan bulan Oktober 2019. Apalagi, Pemkab Bangka mulai memberlakukan absen sidik jari secara online.

Loading...

Kepala BKSDMD Kabupaten Bangka, Baharita mengatakan, absensi sidik jari yang diterapkan Pemkab Bangka baru pada level satu. Artinya, absensi baru tahap latihan dan secara bertahap akan sampai ke kevel empat nantinya.

“Saat ini, kita terapkan absensi sidik jari secara online yang bisa dipantau melalui handphone, untuk mengecek jumlah kehadiran masing-masing pegawai tersebut,” ujarnya, kemarin (5/11).

Baharita melanjutkan, penerapan pemotongan TPP akan dihitung berdasarkan absensi, mulai apel pagi pukul 08.00 wib dan apel sore pukul 04.00 wib. Apabila pegawai tidak apel pagi akan dipotong Rp5000 dan tidak apel sore akan dipotong Rp. 5000, jadi totalnya Rp10.000. Dia juga menjelaskan bahwa pemotongan ini dilakukan bukan dilihat dari jumlah uangnya, tetapi dari upaya meningkatkan kedisplinan bagi para PNS dan tenaga honorer di lingkungan Pemkab Bangka

Komentar

BERITA LAINNYA