oleh

Maju Pilkada Dewan Wajib Mundur

KOBA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Anggota DPD, Anggota DPRD Provinsi, maupun Anggota DPRD Kabupaten yang hendak mencalonkan diri pada Pilkada Bangka Tengah Tahun 2020 harus mengundurkan diri sejak ditetapkan sebagai calon. Penegasan ini disampaikan Komisioner KPU Bangka Tengah Divisi Teknis Penyelanggara, Marhaendra Juliansyah, Minggu (26/01/2020).

Ia mengatakan, pengunduran diri anggota dewan tersebut berdasarkan PKPU nomor 18 Tahun 2019 tentang perubahan kedua atas PKPU nomor tiga Tahun 2017 tentang pencalonan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, Bupati dan wakil Bupati dan /atau walikota dan wakil walikota, pasal 4 ayat 1 poin T menyatakan secara tertulis pengunduran diri sebagai anggota dewan perwakilan rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD) atau Dewan Perwakilan rakyat daerah (DPRD) bagi anggota dewan perwakilan rakyat (DPR) Dewan Perwakilan daerah (DPD) atau dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) sejak ditetapkan sebagai calon.

Loading...

“Begitu juga tertuang di poin U menyatakan secara tertulis pengunduran diri sebagai anggota TNI, POLRI, Pegawai Negeri Sipil, Kepala Desa atau sebutan lain dan perangkat desa sejak ditetapkan sebagai calon,” ujarnya kepada Babel Pos, Minggu (26/01/2020) di Koba.

Marhaendra mengatakan, hal yang sama berlaku pada jabatan BUMN atau BUMD sesuai PKPU nomor 18 Tahun 2019 pasal 4 ayat 1 poin V yang menyatakan berhenti dari jabatan badan usaha milik negara atau BUMN atau badan usaha milik daerah yang tidak dapat ditarik kembali sejak ditetapkan sebagai calon. “PKPU ini terbaru terkait pencalonan dan baru ditetapkan pada 2 Desember 2019 yang lalu oleh KPU RI,” ujarnya.

Komentar

BERITA LAINNYA