oleh

Ledakan Mobil di SPBU Kampak Masih Diusut!

*Sanksi Tegas Pertamina Ditunggu
*Doni: Pertamina tak Boleh Biarkan Aktifitas Ngerit di SPBU
*Polresta Terus Dalami Kasus SPBU Kampak

PERISTIWA ledakan dan terbakarnya mobil di SPBU Kampak, hingga saat ini masih dalam pengusutan Polres Pangkalpinang. Kejadian yang mendapat perhatian langsung dari Kapolda Babel Brigjend Istiono ini, juga disorot kalangan anggota Dewan Kota Pangkalpinang.

Loading...

———————

SAYANGNYA, pengelola maupun pemilik SPBU yang coba dihubungi Babel Pos tidak memberikan jawaban. Meski pesan yang disampaikan sudah dibaca.

BACA: Ledakan di SPBU Kampak! Warga pun Dibuat Geger

Di sisi lain, Anggota DPRD Kota Pangkalpinang, Doni Prachyudi, mendesak agar kasus seperti ini menjadi perhatian serius pihak terkait terutama Pertamina dan Kepolisian. Sebab terjadinya kasus seperti ini bukan kali pertama, melainkan sudah berkali-kali. “Adapun penyebab utamanya tak lain adalah aktivitas ngerit BBM. Fatalnya lagi aktivitas ngerit tersebut terkesan dibiarkan begitu saja, liar, tanpa ada aturan ketat untuk mengatur dan menertibkannya. Ironisnya, lagi-lagi masyarakat umum yang dirugikan,” kata Doni kesal.

BACA: Kasus Ledakan di SPBU Kampak, Kapolda: Pantau Terus!

Pertamina yang memberikan izin niaga kepada SPBU nomor 24.331144 juga harus memperhatikan dan ikut bertanggung jawab sampai terjadinya ledakan yang membahayakan warga masyarakat umum. Apalagi publik selama ini belum melihat adanya sikap tegas Pertamina terhadap SPBU yang membiarkan pengerit beraktivitas yang merugikan kepentingan masyarakat umum.

BACA: Pasca Mobil Meledak, SPBU Kampak Senyap?

“Yang kita lihat hanyalah pihak Kepolisian saja yang kadang-kadang kalau terjadi kelangkaan serta aktivitas ngerit sudah meresahkan turun dan bertindak. Namun Pertamina melalui otoritasnya hanya terkesan diam saja, padahal sudah terjadi selama ini,” ujarnya.

Komentar

BERITA LAINNYA