oleh

Langit Mendung, Air di Tempayan

SAAT ini, tidak sedikit nama kandidat untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di 4 Kabupaten di Bangka Belitung (Babel) ini dari kalangan anggota dewan. Baik itu DPRD Kabupaten, atau bahkan DPRD Provinsi.

Oleh: Syahril Sahidir¬† – CEO Babel Pos Grup —


Loading...

DAN, khusus untuk kalangan wakil rakyat itu tidak ada tawar menawar. Bahwa DPR, DPD, dan DPRD yang mengikuti pemilihan kepala daerah (Pilkada) harus mengundurkan diri terhitung sejak pencalonannya disahkan KPUD.

Putusan itu tertuang dalam hasil uji materi atas Undang-Undang Nomor 8 tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota.

Ketentuan di UU itu yang dibatalkan adalah Pasal 7 hurus s. Karena ketentuan yang ada itu selama ini terkesan terlalu ‘mengenakkan’ para anggota DPR, DPD, dan DPRD yang cukup memberitahukan pencalonannya sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah kepada pimpinan, sehingga tidak perlu mengundurkan diri. Nah, MK menganggap ketentuan itu inkonstitusional.

Jadi seorang anggota dewan harus memilih diantara dua pilihan. Dimana satu pilihan sudah di tangan, dan satu pilihan masih diangan-angan.

Komentar

BERITA LAINNYA