oleh

Lagi, Kampong Amau Banjir

*Dinilai Terparah Sejak 2012, Pemda Diminta Beri Perhatian
TANJUNGPANDAN РHujan lebat mengguyur kota Tanjungpandan, Kabupaten Belitung mulai dini hari hingga sore hari, Minggu (13/11) meredam beberapa kelurahan  di antaranya Kelurahan Damai dan Kelurahan Parit. Selain di Tanjungpandan, titik genangan air juga menutupi sejumlah ruas jalan di Kebun Jeruk Aik Raya dan di Lassar Membalong.

Di Tanjungpandan, tak hanya jalan dan halaman rumah warga, air yang meluap dari aliran sungai Kelurahan Kampong Damai menuju siburik  telah masuk dan membanjiri beberapa rumah warga. Ini tentu telah mengganggu aktivitas warga sekitar, mulai pagi hari.

Loading...

Ketinggian air maksimal diperkirakan mencapai 1,5 meter yang diakibatkan saluran sungai di wilayah tersebut tak mampu menampung air hujan. Ditambah pasangnya air laut, membuat air kian meluap.

Salah satunya, wilayah yang masih nampak digenangi air itu, Kampung Amau Kelurahan Damai. Daerah dataran rendah di Kota Tanjungpandan, ini memang sering mengalami banjir bila hujan lebat mengguyur dan air laut pasang.

“Banjir hari ini (kemarin,red) cukup dalam, diperkirakan mencapa sekitar 1-1,5 meter atau sedada orang dewasa. Air ini mulai naik sekitar Pukul 12.00 WIB, kalau menurunnya sekitar Pukul 14.00 WIB,” kata Pramudia, salah satu warga Kelurahan Kampung Damai, sekitar pukul 16.37 WIB, sore kamarin.

Menurut Pramudia, banjir kali ini lebih besar atau tinggi dari sebelumnya. Sebab, di tahun 2016 sudah terjadi banjir di Kampung Amau sebanyak dua kali. “Banjir ini paling besar bila dibandingkan sebelumnya, di tahun 2012. Sebab waktu lebaran kemarin air gak sampai masuk ke rumah,” jelasnya.

Komentar

BERITA LAINNYA