oleh

KPU Dianggap Malprosedur

KPU Dianggap Malprosedur
Babelpos.co  PANGKALPINANG – Terus menerusnya KPU meminta perbaikan dokumen padahal di sisi lain DCS (Daftar Calon Sementara) sudah ditetapkan dan menuju ke penetapan DCT, ternyata membuat gerah pengurus partai politik terkhusus di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Ketua DPD Partai Garuda Babel, Hangga Oktafandany, S.H. dalam rilis yang ia kirimkan Minggu (16/9) mengatakan, tidak seharusnya KPU mengganggu konsentrasi parpol dengan cara terus-menerus meminta perbaikan dokumen, sementara DCS caleg sudah ditetapkan dan tinggal menunggu penetapan DCT.

Loading...

“Saya melihat masih ada praktik-praktik diduga curang oleh KPU dalam hal perbaikan dokumen caleg, misalnya, sampai hari ini masih terjadi upload foto caleg, kan tahapan perbaikan sudah selesai dan clear,” sebut Hangga yang juga seorang pengacara.

Maka kata dia, jika KPU masih terus memberikan ruang perbaikan, bukan tidak mungkin adanya kecolongan perbaikan dokumen lainnya. “Ini akan merugikan parpol tertentu,” katanya.

Perbaikan dokumen yang dilaksanakan pada tahapan persiapan DCT menurut Hangga adalah tindakan ilegal yang dilakukan oleh KPU. Dan diakuinya, partai mereka saat ini masih mengumpulkan alat bukti dan saksi untuk mengukur kemungkinan dapat atau tidaknya oknum KPU dipermasalahkan hingga ke sanksi pidana.

“Kami berharap malprosedur KPU ini pintu masuk untuk mempidanakan mereka agar transparan dan jujur dalam mengelola pemilu,” tegas Hangga OF.

Masih dalam rilis itu, Hangga menuliskan anggota DPRD Provinsi maupun anggota dewan lainnya yang sudah terdaftar sebagai DCS untuk Pileg 2019 tidak perlu mengundurkan diri dari tugasnya ketika mengajukan diri sebagai caleg, walaupun ada perbedaan asal parpol sebelumnya dengan parpol saat pendaftaran.

Kata dia, berdasarkan pasal 7 ayat (6) PKPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang pencalonan anggota dewan, disebutkan tidak diwajibkan mengundurkan diri sebagai anggota dewan.

Komentar

BERITA LAINNYA