oleh

KPK Ada Salinan Buku Merah?

“KPK diundang bukan dalam porsi menentukkan. Yang menentukkan terkait pokok perkara adalah penyidik. Bahwa penyidik berkoordinasi dengan kejaksaan itu SOP di sana,” tuturnya.

Untuk diketahui, kasus pengrusakan buku merah diduga dilakukan dua mantan penyidik KPK yang berasal dari Polri. Mereka adalah AKBP Roland Ronaldy dan Komisaris Polisi Harun. Keduanya diduga menyobek 15 lembar catatan transaksi perusahaan dan menghapus beberapa nama penerima uang menggunakan tipp-ex.


Loading...

Buku merah sendiri merupakan sebuah catatan keuangan milik perusahaan Basuki Hariman, CV Sumber Laut Perkasa. Buku itu berisi informasi mengenai aliran dana ke sejumlah nama. Buku tersebut pun dijadikan barang bukti oleh KPK ketika mengungkap kasus dugaan suap kepada mantan Hakim MK Patrialis Akbar. (riz/gw/fin)

Komentar

BERITA LAINNYA