oleh

Klinik Utama Bakti Timah Toboali Cegah Stunting

TOBOALI – Sebagai bentuk kepedulian sekaligus meringankan beban masyarakat, Klinik Utama Bakti Timah Toboali menggelar Bakti Sosial Aksi Cegah Stunting, Sabtu (13/4) bertempat di Halaman lapangan Kantor Desa Rias Toboali Bangka Selatan.

Hadir dalam kesempatan itu Kadis Kesehatan Basel yang diwakili Abunawar SKM- Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinkes Basel, Direktur Utama PT. RSBT Pangkalpinang dr. Yennita, Kepala Divisi CSR PT. Timah Tbk diwakili Dodi Frederika, Kepala Wasprod PT. Timah Tbk Pengawas Tambang Wilayah Toboali Edi Suryadi, Kepala Klinik Utama Bakti Timah Toboali dr. Yuliani, Kepala Puskesmas Rias diwakili Bidan Yusnaini, Camat Toboali Jusvinnar S. STP, Kades Rias A. Gani Saprin. Sip, Tim PKK, dan para Kader Pengelola Program gizi Posyandu Desa Rias.

Loading...

Kegiatan Bakti Sosial dalam rangka peringatan HUT Kementerian BUMN yang ke – 21 pada tanggal 13 April 2019, PT. Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Pangkalpinang hadir untuk negeri dengan melaksanakan Bakti Sosial di wilayah Produksi PT. Timah Tbk, sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban masyarakat. Oleh karena itu Klinik Utama Bakti Timah Toboali menyelengrarakan kegiatan “Bakti Sosial Aksi Cegah Stunting di Desa Rias Toboali.

Direktur Utama (Dirut) PT. RSBT Pangkalpinang dr.Yennita, usai membuka Bakti Sosial mengatakan, atunting merupakan isu kesehatan yang sedang mengemuka saat ini. Stunting merupakan kondisi kekurangan gizi kronis yang terjadi dalam tempo lama, mulai di dalam kandungan sampai anak lahir.

Komentar

BERITA LAINNYA