oleh

KID Babel Sebut Masalah Serius

*Camat & Kades Lubuk Besar “Ogah” Hadiri Sengketa Informasi
Babelpos.co  PANGKALPINANG – Komisi Informasi Daerah (KID) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyayangkan tidak hadirnya Camat Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengan, Jauhari dan Kepala desa (kades) Lubuk Besar, Asma Khozi dalam persidangan perkara sengketa informasi yang semula dijadwalkan di gedung kantor KID Provinsi  Babel, Selasa (7/3).

Ketua KID Provinsi Babel, Rikky Permana mengecam ketidakhadiran keduanya. Ia menilai keduanya terkesan “ogah” menghormati lembaga pemerintah, dalam hal ini KID. Padahal sebelumnya, pihak KID Provinsi Babel telah melayangkan surat pemanggilan tertuju Camat Lubuk Besar dan Kades Lubuk Besar.

Loading...

“Kami sangat menyayangkan, mereka  sebagai pejabat publik  tidak mematuhi peraturan maupun perintah atau amanah undang-undang,” ujarnya kepada wartawan.

Menurut Rikky, perkara sengketa informasi merupakan masalah serius dan tidak boleh dianggap ringan. “Sebab ini perkaranya akan merujuk kepada tindak pelanggaran undang-undang keterbukaan informasi publik. Juga dapat menimbulkan tindak pidana lainnya,” tegasnya.

Sebagai contoh, kata Rikky, Camat Lubuk Besar Jauhari dilaporkan terkait persoalan perkara atau kasus kegiatan pembebasan sebidang lahan untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di wilayahnya. Sementara Kades Lubuk Besar, Khozi, kasusnya diseret ke KID Babel terkait proyek pembangunan insfrastruktur APBDes tahun anggaran 2016. Selain itu Khozi pun dilaporkan dalam perkara sengketa informasi oleh warga karena rincian laporan kas desa setempat yang tidak transparan.

“Untuk saudara Jauhari (Camat Lubuk Besar) karena kasus terkait status kawasan hutan dilahan yang dibebaskan untuk PLTU tahun 2013 lalu. Kamu tegaskan kasus ini disertai bukti otentik atas nama si pemilik lahan,” ungkapnya. (fiz)

Komentar

BERITA LAINNYA