oleh

Keluarga Korban Lion Air Bisa Ajukan Gugatan Perdata

KELUARGA korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 itu bisa ajukan gugatan perdata kepada maskapai berlambangkan singa itu. Sebab kecelakaan terjadi bukan karena alam, melainkan faktor pesawat.

Demikian disampaikan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Parahiyangan, Asep Warlan Yusuf kepada FIN, melalui sambungan telepon, Selasa (6/11).

loading...

Asep mengatakan penumpang yang berada di pesawat dan menggunakan jasa Lion Air itu jelas berharap bisa diantar ke tujuan dengan harapan selamat tanpa kurang satu apapun. Apabila terjadi sesuatu yang di luar kendali manusia seperti bencana alam dan sejenisnya maka pihak maskapai bebas dari tanggungjawabnya sebagai penyedia jasa.

“Jika dilihat dari artikel-artikel berita pihak maskapai sudah mengakui adanya kesalahan teknis sebelum pesawat itu lepas landas. Nah di sini pihak maskapai tidak bisa lepas dari tanggungjawabnya sebagai penyedia jasa transportasi udara,” kata Asep Warlan.

Asep menjelaskan apabila timbul gugatan dari keluarga penumpang yang menjadi korban, itu masuk dalam gugatan perdata. Gugatan perdata karena ada kesalahan atau kelalaian teknis dari pihak maskapai,  keluarga korban harus bisa menunjukkan bukti- bukti Force Majeur atau Overmacht-nya di pengadilan.

Namun sebelum mengajukan gugatan tersebut, Asep menyarankan keluarga korban untuk melakukan mediasi dengan pihak maskapai.

“Sebelum melakukan tuntutan atau gugatan sebaiknya keluarga korban melakukan mediasi dengan pihak maskapai. Apabila tidak ketemu baru bisa dilanjutkan ke pengadilan. Di sana keluarga korban harus bisa menunjukkan bukti- bukti adanya kelalaian dari pihak Lion Air,” kata Asep Warlan.

Komentar

BERITA LAINNYA