oleh

Kecepatan CRV Naas itu 120 Km/Jam, ‘’Ya Allah, Kaki Ku Kram…’’

*Elfira Ngaku Tahu Rambu Sudah Merah dan Portal Sudah Tutup
KISAH mobil CRV naas di Jembatan Emas yang menyebabkan 2 korban tewas, mulai terkuak. Salah satu korban yang terluka parah, Elfira menyatakan kecepatan saat itu mencapai 120 km/jam.

————————

Loading...

NAASNYA, pada saat yang sama kaki Sodri yang mengendarai mobil itu kram, sementara portal sudah ditutup dan rambu sudah menunjukkan warna merah pertanda jembatan sedang naik dan ditutup serta tak bisa dilalui.

BACA: Naas di Jembatas Emas, CRV Terjun Bebas, 2 Tewas

Menurut Elfira, ia bersama rekan-rekannya baru pulang dari Pantai Tikus Emas untuk menemani Sodri bermain Jet Sky. Lalu sekitar pukul 18.00 WIB mereka berempat pulang ke Pangkalpinang lewat jalan Lintas Timur karena bos di tempat mereka bekerja meminta untuk segera masuk mess.

Sesaat sebelum kejadian, mobil CRV yang dikendarai Sodri melaju cukup kencang dan sudah mengetahui kondisi jembatan sedang naik menutup. Namun saat itu juga Sodri tidak bisa mengendalikan kendaraannya yang melaju dengan kecepatan 120 Km/jam karena kakinya kram.

“Kami buru-buru pulang karena boss nyuruh masuk mess. Dia (Sodri) sudah tahu kondisi jembatannya terangkat. Dia ngomong, ’Ya Allah jembatan e tutup’. Lalu dia juga bilang, ’Ya Allah kaki ku kram’. Dia kan habis berendam,’’ kisahnya di rumah sakit dihadapan pihak kepolisian.

Elfira mengatakan, dirinya sendiri sangat jelas melihat kalau rambu lampu di jembatan sudah bewarna merah yang artinya jembatan terangkat dan kendaraan harus berhenti. Begitu juga dengan portal sudah tertutup, namun situasi tak menguntungkan itu terjadi dalam kondisi tak terduga.

Komentar

BERITA LAINNYA