oleh

Kawasan Heritage Belinyu Banjir Dukungan

*Ikon Baru Belinyu
BELINYU – Seminar Publik ‘Kawasan Heritage Belinyu dalam Perspektif dan Pengembangan’ yang diselenggarakan PT Timah Tbk menyedot perhatian lapisan masyarakat. Seminar ini terkait rencana pembangunan kawasan heritage di komplek Timah Belinyu, yang berlangsung di Krida Stannia, Kamis (7/11). Forum ini juga menghasilkan beberapa masukan terkait pengembangan kawasan Heritage yang didalamnya akan turut dibangun Museum Timah Indonesia ‘The Legend’.

Seminar ini mengupas tentang pengembangan kawasan heritage Belinyu dari berbagai sudut pandang, dari sisi warisan budaya, arsitektur dan urban landscape, legenda sejarah Belinyu, hingga muatan yang akan ditampilkan dalam museum, revitalisasi aset yang akan dijadikan Kawasan Heritage Belinyu. Diskusi yang digelar dalam empat sesi ini menghadirkan lima narasumber, yakni Prof. Dr. Bambang Poerwanto yang membahas tentang perkembangan permuseuman, Prof. Kemas Ridwan Kurniawan, ST., M.Sc. Prof. Dr. Bustami Rahman, M.Sc, Drs. Akhmad Elvian dan Tengku Sayyid Deqy, perwakilan dari Bappeda Bangka, Yoza yang turut dimoderatori Ahmadi Sofyan berlangsung dengan interaktif.

Loading...

Direktur SDM PT Timah Tbk, Muhammad Rizki yang turut hadir dalam pembukaan seminar mengatakan, seminar ini menjadi langkah awal dan bersama untuk mengoptimalkan aset PT Timah yang akan dikembangkan menjadi kawasan Heritage. PT Timah melakukan berbagai inisiasi untuk kemajuan daerah, salah satunya dengan kawasan Heritage, yang nantinya diharapkan bisa dimanfaatkan masyarakat untuk sarana edukasi, destinasi wisata dan hiburan, baik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan.

“Beberapa aset kita dedikasikan untuk pendidikan, pariwisata, ini tanggung jawab sosial PT Timah untuk membangun peradaban dan pendidikan. Aset yang akan dijadikan kawasan Heritage dan Museum Timah Indonesia ‘ The Legend’ akan kita revitalisasi sesuai dengan hasil kajian secara historical sehingga nilai sejarahnya tidak hilang,” kata Rizki.

Komentar

BERITA LAINNYA