oleh

Kasus Sijuk Harus Lanjut

*Momok: Melanggar UU Pertambangan, UU Kehutanan, dan Pidana Umum
*Rudi: Jika Ada yang Dirugikan, Lanjutkan
*Ketua DPRD & Gubernur Tegas Minta Diproses Hukum

ADANYA keinginan perdamaian dalam kasus insiden Sijuk, Belitung, tidak bisa berarti proses hukum dihentikan. Karena dalam kasus itu sederet UU RI nyata-nyata sudah dikangkangi.

Loading...

——————

DEMIKIAN dikemukakan Pengacara Senior Bangka Belitung (Babel) Dharma Sutomo kepada Babel Pos, tadi malam (5/12).

”Ini bukan soal bisa damai atau tidak, tapi ini soal sederet UU Negara ini sudah dilanggar. Pertama, penambangan itu ilegal karena menambang harus ada Izin Usaha Pertambangan (IUP), dan itu tidak ada. Berarti sudah melanggar UU Pertambangan. Lalu, penambangan itu juga berada di Hutan Lindung, berarti sudah melanggar UU Kehutanan. Berikutnya, terjadi pemukulan terhadap Satpol PP yang notabene menjalan tugas. Berarti itu sudah melawan petugas, lalu ada perusakan, itu pidana umum. Itu semua bukan delik aduan, jadi proses hukum tetap harus dilanjutkan, diadukan atau tidak,” ujar pria yang akrab disapa Momok itu.

Jika ada keinginan berdamai antar para pihak, itu hanya dapat menjadi bahan pertimbangan untuk meringankan. ”Kita mengikuti perkembangan kasus ini. Damai silahkan, tapi proses hukum atas sederet UU yang dilanggar tadi harus diproses,” ujar Momok lagi.

Komentar

BERITA LAINNYA