oleh

Kasus Sijuk, Damai?

*Meski Tambang Ilegal, Mobdin Dirusak, Wagub Sempat Terancam?
*Bong Ming-Ming: Sijuk Bisa Damai, Tapi Nanti yang Lain Bagaimana?
*Sukirman: Semestinya Tetap Harus Proses Hukum

ENTAH apa yang merasuki? Insiden penertiban penambangan yang nyata-nyata ilegal di kawasan Hutan Lindung Pantai (HPL) Geosite Tanjung Siantu, Kecamatan Sijuk, Belitung, yang sempat terjadi perusakan mobil dinas milik Pemerintah, bahkan Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah juga sempat terancam, tiba-tiba diisukan bakal berakhir damai?

Loading...

——————–

PADAHAL sebelumnya, Gubernur Erzaldi Rosman, Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, dan segenap petinggi tegas-tegas menyatakan kasus itu harus diproses hukum. Selain penambangan itu nyata-nyata ilegal, juga ada lambang negara yaitu Wagub yang sempat terancam dalam insiden itu.

Solusi damai itu setidaknya terdengar dari bunyi kesimpulan pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi I DPRD Babel bersama jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Babel dan pihak Satpol PP Babel, Rabu (4/12) kemarin. Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya yang didampingi oleh Ketua Komisi I Heliyana dan Waka Polda Babel, Kombes Pol Slamet Hadi Supraptoyo.

Membuka rapat, Didit menyampaikan bahwa kasus Sijuk pada 2 November 2019 yang lalu telah menjadi konsumsi publik yang menyebabkan berkembangnya opini. Oleh karena itu, penting bagi pihaknya untuk meluruskan perkembangan yang ada saat ini lewat RDP yang difasilitasi oleh Komisi I DPRD Babel.

Komentar

BERITA LAINNYA