oleh

Kasus OTT Pajak Sudah Dikembalikan 2 Bulan Lalu

Babelpos.co  PANGKALPINANG – Hingga saat ini kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap seorang pegawai pajak Ramli Aruan belum kunjung disidangkan di PN Tipikor Kota Pangkalpinang. Pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Pidsus Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung hingga saat ini baru mengeluarkan surat P19.

“P19 itu artinya berkasnya masih kita kembalikan ke pihak penyidik (Polda.red). Masih banyak petunjuk-petunjuk dari jaksa peneliti yang harus dipenuhi penyidik,” kata JPU M Sarpin kepada Babel Pos.

Loading...

Dikatakan Sarpin berkas yang dikembalikan pihaknya sudah sekitar 2 bulan lalu. Tepatnya pada bulan Juli 2018. “Sudah dua kali berkasnya dilimpahkan ke kita selaku penuntut. Terakhir 2 bulan lalu, tetapi belum juga dipenuhi terkait petunjuk-petunjuk kita,” ucap Sarpin.

`Namun sayang Sarpin ogah menjelaskan detail terkait apa petunjuk yang dimaksud. Menurutnya itu sudah diterima pihak penyidik Tipikor Polda. “Apa petunjuknya belum bisa kita sampaikan. Silahkan tanya langsung ke pihak penyidik Polda,” ujarnya.

Baginya bilamana petunjuk-petunjuk sudah terpenuhi sehingga bisa P21. Guna disidangkan secepatnya agar memperoleh kepastian hukum. “Sampai saat ini belum juga melengkapi petunjuk, yang jelas kita menunggu saja. Tetapi kalau sampai kita paksakan sidang (tetapi petunjuk belum dipenuhi) kita khawatir nanti sampai dibebaskan pengadilan,” ujarnya.

Sementara itu kasubdit Tipikor Polda Bangka Belitung, AKBP Slamet Adypurnomo, membenarkan atas P19 berkas perkara. Dia katakan saat ini sedang terus melengkapi berkas sesuai petunjuk jaksa. “Kita pasti akan memenuhinya. Saat ini kita sedang terus menggandeng dan ahli pidana guna memperkuat kasus dan segera tuntas,” sebutnya.

Dalam perjalanan kasus ini sendiri pihak penyidik kini telah menangguhkan penahanan terhadap tersangka yang juga pegawai kantor pelayanan Pajak Pratama Bangka itu. Penangguhan Ramli Aruan dilakukan sejak tanggal 2 Mei 2018 lalu.

Komentar

BERITA LAINNYA