oleh

Kambing Semok

Oleh: Dahlan Iskan

TIDAK ada babi di Xinjiang. Yang dalam bahasa Mandarin disebut zhuru.

Loading...

——————–

UPS, ada. Hanya namanya tidak disebut babi (zhuru).
Provinsi paling barat Tiongkok itu mayoritas penduduknya Islam. Yang bukan Islam tidak ingin menggunakan kata yang sensitif itu –babi.

Bagaimana kalau sesama pemakan babi ingin janjian ke rumah makan yang ada sajian babinya?
Mereka menggunakan kata sandi -daru- sebagai pengganti zhuru.

Tentu Robert Lai tidak pernah mengajak saya ke resto yang ada ‘daru’-nya. Ia pun puasa daru selama 10 hari bersama saya di Xinjiang.

Memang ia begitu. Selalu menjaga saya. Di daerah mana pun di Tiongkok.
Justru ialah yang selalu memeriksa menu. Halal atau tidak. Sebelum memesan makanan di sebuah restoran.

Di Xinjiang hanya restoran tertentu yang menyajikan ‘daru’. Pada umumnya restoran di sana menyajikan makanan halal.
Pagi kambing.
Siang kambing.
Malam kambing.

Komentar

BERITA LAINNYA