oleh

Kabut Asap di Babel Makin Pekat

STASIUN Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang, memberi ‘warning’ bagi seluruh warga. Pasalnya asap di Bangka Belitung (Babel) termasuk Ibukota Provinsi Pangkalpinang terlihat semakin pekat.

——————

Loading...

PRAKIRAAN Cuaca Stasiun BMKG Pangkalpinang, Rizki Adzani menyebut berdasarkan pantauan BMKG beberapa hari terakhir, kondisi kabut asap sudah terbilang pekat dibandingkan beberapa minggu sebelumnya. Jarak pandang di wilayah Bangka sekitar 3000 meter. Sedangkan di Pulau Belitung justru lebih pekat hingga cuma 1000-1500 meter.

BMKG juga memantau titik panas atau hotspot di wilayah Babel dari Juli sampai tanggal 16 September 2019 sudah mencapai 1016 titik panas. Ini karena Babel juga sudah memasuki musim kemarau yang berakibat kondisi udara sangat kering, kelembaban udara yang rendah serta suhu udara yang panas, sehingga berpotensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Dari pantauan BPBD Babel dengan BMKG Pangkalpinang, dalam minggu-minggu terakhir terjadi beberapa peristiwa kebakaran hutan dan lahan di wilayah Bangka Belitung, yang menimbulkan dampak kabut asap semakin meluas.

Selain itu, berdasarkan hasil pengamatan satelit, kebakaran lahan dan hutan di wilayah Kalimantan Barat dan Kalimatan Selatan memperparah kabut asap di Babel, sebab angin yang mengarah ke Babel membawa asap dari Kalimantan.

Komentar

BERITA LAINNYA