oleh

Jokowi Beri Selamat Kepada Trump

Menurut Novanto, kemenangan Trump diharapkan menambah erat hubungan antara Indonesia dengan AS. Novanto berharap hal ini bisa menambah nilai penanaman modal negeri Paman Sam itu kepada Indonesia. ”Mudah-mudahan dengan kemenangan ini hubungan Indonesia dan Amerika akan lebih baik khususnya baik dalam perdagangan baik dalam investasi dan hubungan bilateral ini semakin akrab,” tandasnya.

Pada September tahun lalu, Novanto yang masih menjabat Ketua DPR melakukan pertemuan dengan Trump, selaku bakal calon presiden AS. Tidak hanya Novanto, Wakil Ketua DPR Fadli Zon juga ikut serta. Pertemuan dua pimpinan DPR itu sempat memicu kontroversi di tanah air.

Loading...

Berbeda, anggota Komisi XI dari Fraksi PDIP Eva Kusuma Sundari justru khawatir kemenangan Trump bakal berdampak buruk pada perekonomian di Indonesia. Menurut dia, kemenangan yang bersangkutan akan membuat pergerakan pasar menjadi lesu.

”Jangan lupa, ekonomi Amerika itu juga signifikan bagi ekonomi kita,” tutur Eva, di Komplek Parlemen, Jakarta, kemarin. Dia lalu mengingatkan tentang The Federal Reserve (bank sentral AS) yang telah berancang-ancang menaikkan interest rate (suku bunga). Dan, jika nantinya benar-benar dinaikkan, lanjut dia, kebijakan tersebut sedikit banyak tentu akan berdampak pula pada rupiah.

Eva lalu menghubungkannya dengan kebijakan Tax Amnesty yang kini menjadi fokus pemerintah Jokowi-JK. ”Dolar itu lagi masuk ke sini, jika ternyata begitu hasil pilpresnya tentu akan berdampak. IHSG saja sudah langsung melemah,” bebernya.

Selain itu, imbuh dia, pandangan Trump soal isu SARA juga mengkhawatirkan. Bahwa, ada kesan yang bersangkutan anti-Islam. Jika nantinya kebijakan-kebijakan yang dibuat benar-benar mendiskriminasi kelompok muslim yang notabene minoritas di sana, dikhawatirkan akan memunculkan reaksi pula di tanah air. ”Khawatir ada efek balas dendam, dibalikin situasinya di sini (Indonesia, Red),” katanya.

Komentar

BERITA LAINNYA