oleh

Jerat Pejabat ULP!, Lauren: Mereka Harus Tersangka Juga

*Kejati Tunggu Fakta Persidangan
NASIB pejabat Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Bangka Belitung tampaknya di ujung tanduk. Perseteruan di Praperadilan antara pihak tersangka mantan Kadis Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Suranto Wibowo melalui penasehat hukum Lauren Harianja versus Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung, kian panas.

————————-

Loading...

LAUREN, usai persidangan prapid kemarin kembali menyinggung profesionalitas dari penyidik Pidsus Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung yang belum kunjung menetapkan tersangka dari pihak pejabat Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Bangka Belitung. Padahal kerugian negara yang digaung-gaungkan oleh penyidik sendiri adalah total lost.

“Kalau sampai penetapan tersangka dari pihak ULP masih saja menunggu-nunggu fakta persidangan, artinya penyidik masih ragu itu antara total lost atau tidaknya. Apalagi memang pada dasarnya sampai saat ini kita belum mendengar adanya hasil penghitungan kerugian negara dari pihak BPKP ataupun BPK,” kata Lauren usai persidangan Prapid di Pengadilan Negeri Pangkalpinang beragenda mendengar keterangan ahli pidana, Roky Marbun, kemarin.

Sikap penyidik tersebut menurutnya plin-plan. Semestinya dalam sebuah penanganan perkara korupsi harus paripurna dan lepas dari sikap tendensi apapun.

“Kalau klien kita yang dipersalahkan akibat tidak sesuai spek sehingga sampai total lost berarti penyidik telah nyata-nyata tebang pilih. Mestinya kalau mau betul-betul menegaKkan hukum, pihak ULP itu harus dimintai pertanggungjawaban yang sama dengan klien kita,” sebut pengacara kritis ini.

Komentar

BERITA LAINNYA