oleh

Isu KIP Hangat Lagi, Nelayan Tetap Menolak

*DPRD Diminta Mendukung Nelayan
TOBOALI – Rencana akan beroperasinya Kapal Isap Produksi (KIP) diperairan laut Toboali, Bangka Selatan (Basel) Provinsi Bangka Belitung (Babel) hingga kini masih terus bergulir dan menghantui kalangan nelayan di daerah setempat. Padahal, sebelumnya para nelayan telah menyatakan sikap penolakan atas rencana kegiatan operasi produksi ‘penambangan timah’ tersebut.

BACA: Nelayan Toboali Nyatakan Sikap Penolakan KIP di Laut Toboali

Loading...

Penolakan itu ditegaskan para perwakilan nelayan atas rencana perusahaan plat merah ‘PT Timah Tbk’ yang bakal menurunkan KIP diperairan Sukadamai dan sekitarnya. Hal tersebut ditegaskan pada saat rapat bersama di Balai Nelayan Batu Perahu, Kampung Lalang Kelurahan Tanjung Ketapang yang dipimpin Ketua Nelayan Batu Perahu, Joni Zuhri, Kaling IV, April dan perwakilan nelayan Tanjung Timur, Abdullah, Kamis (22/8/2019) lalu.

BACA: Nelayan Toboali Nyatakan Sikap Tolak KIP

Ketua Nelayan Batu Perahu Toboali, Joni Zuhri mengatakan, pihaknya saat ini sedang mendalami atas dugaan adanya permainan dari pihak-pihak terkait yang menghalalkan segala cara dalam melakukan aktivitas penambangan dengan iming-iming sebagai modus untuk memuluskan beroperasinya KIP diperairan Sukadamai Toboali dan sekitarnya.

BACA: Fandi: Pengoperasian KIP Itu Baru Sebatas Rencana

“Melalui gerakan lembut mendekati orang-orang yang dianggap vocal dengan bagi-bagi CSR (Corporate Social Responsibility). Itu infonya yang mulai hangat saat ini. Tentunya kita akan mencari tahu dan itu yang sedang kita dalami siapa-siapa yang sudah ditemui,” ujar Joni Zuhri kepada wartawan, Senin (30/9/2019).

Komentar

BERITA LAINNYA