oleh

Indahnya Sakit Hati

DUA sahabat karib bersua. Satunya pemain politik, satunya mengaku sangat anti politik.

———–

Loading...

Oleh: Syahril Sahidir – CEO Babel Pos Grup —

“SAYA tidak siap dan tidak sanggup kamu dustai? Karena kamu selama ini saya anggap teman yang paling saya percayai. Jadi, jika kamu masih sibuk berpolitik, berarti kamu belum siap saya temui,” ujar si teman yang anti politik.

”Nah, sikap kamu itu juga sikap politik. Ketika kamu tidak siap menemui saya saat saya sibuk berpolitik, sesungguhnya kamu sudah berpolitik. Dan, oleh karena itu kita sepakati sikap politik kita berdua adalah untuk tidak berpolitik ketika kita berbicara non politik,” ujar penulis.

”Kok jadi kusut?” ujar teman itu kian bingung.
”Inilah politik,” ujar teman yang politikus juga bingung sendiri.

***

JIKA kamu tanyakan kepada para pemain politik yang sudah piawai dan sudah lama malang melintang dalam dunia politik, apa yang harus dipersiapkan jika ingin terjun ke dunia politik? Maka jawabnya, harus siap kecewa, siap tersakiti, siap didustai, dan siap dikhianati. Lalu apa yang harus saya lakukan? Yah, harus tega menyakiti, tega mengecewakan orang, tega mendustai, tega pula mengkhianati.

Komentar

BERITA LAINNYA