oleh

Ikan di Pasar akan Diuji Lab

PANGKALPINANG – Masyarakat ke depan tak perlu lagi khawatir untuk mengkonsumsi hasil perikanan, sebab saat ini DPRD Bangka Belitung (Babel) akan memberikan jaminan terhadilap hasil perikanan tersebut. Sebelum di tangan pembeli, ikan ini sudah dinyatakan “sehat” untuk dikonsumsi masyarakat.

Hal itu disampaikan Ketua Pansus Jaminan Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan DPRD Babel, Adet Mastur seusai rapat bersama instansi terkait, Kamis (20/2) kemarin. Adet menuturkan, bahwa hasil perikanan Babel akan masuk uji labortarium sebelum dipasarkan ke masyarakat.


Loading...

“Ya, masuk uji lab dulu, harus dipastikan ikan-ikan yang dikonsumsi itu benar-benar layak untuk dikonsumsi masyarakat,” sebutnya.

Adet menambahkan, keamanan konsumsi perikanan ini perlu diatur di dalam Perda, karena Babel merupakan daerah tujuan wisata alam dan kuliner.

“Keamanan ini dalam artian, barang siapapun yang mengkonsumsi ikan di Babel betul-betul sudah ada jaminan mutunya. Tidak lagi mengandung boraks, formalin, dan tidak lagi mengandung bahan-bahan pengawet, biar higienis ikan-ikan yang disajikan di restoran-restoran, ataupun hasil pengolahan ikan ini harus higienis,” imbuhnya.

Meskipun akan ada retribusi saat ikan masuk uji lab, Adet pun menepis jika ikan yang diuji labortarium akan berdampak kepada kenaikan harga yang signifikan. “Memang nantinya ada pemasukan untuk PAD lewat retribusinya, tapi ini tidak akan membuat harga ikan mahal,” tukasnya.

Oleh karena itu, dijelaskan dia, Perda ini akan mengatur bagi para pelaku usaha pengolahan ikan dan restoran harus memiliki sertifikat jaminan mutu dalam menyajikan dan mengedarkan makanan dari hasil olah ikan. “Maka dari itu, jadi ikan-ikan yang sudah dikeluarkan itu harus sudah melalui uji laboratorium,” tandasnya. (jua)

Komentar

BERITA LAINNYA