oleh

Hidroponik Menguntungkan, Doni Sudah Membuktikan

HIDROPONIK menjadi salah satu jenis tanaman yang dapat dilakukan tanpa memakai lahan pertanian. Media tanamnya bisa dibuat dari beberapa macam barang bekas atau bisa juga alat khusus. Sistem ini bersifat ramah lingkungan karena dapat menggunakan limbah sebagai inovas baru dalam bidang teknologi pertanian.

Hal ini membuat Doni Sunyono (42) yang lebih dikenal di Komunitas Hidroponik Babel dengan nama Kang Adon Ketua Komunitas Hidroponik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sukses bercocok tanam sistem hidroponik di pekarangan rumahnya di RT 08 Kelurahan Bukit Betung Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka.

Loading...

“Kalau kita yang pemula ini, bisa menggunakan barang bekas, seperti kaleng, botol-botol minuman, namun untuk yang kelas menengah, harganya bekisar antara satu juta hingga dua juta rupiah,” jelas Kang Adon yang juga Pegawai Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat.

Kang Adon mengaku mendapatkan ilmu hidroponik secara otodidak dengan mencari pengetahuan di internet. “Kita sering sharing juga dengan teman-teman komunitas hidroponik, bisa berupa cara, nutrisi tanaman dan hal lainnya yang berhubungan dengan hidroponik ini, biasanya kita kumpul di workshop kita di lingkungan Grasi sana, di rumah pak Dodi Tardiana,” kata Kang Adon.

Kedepan Kang Adon juga berharap, hidroponik ini semakin dikenal masyarakat, karena selain cepat menghasilkan juga bisa menghemat waktu dan efisiensi lahan.

“Kita yang perlu media air, nutrisi dan beberapa peralatan untuk sistem hidroponik ini, bisa dibangun di pekarangan rumah, dan lainnya,” kata Kang Adon.

Komentar

BERITA LAINNYA