oleh

Harga Timah Masih Rendah, Eksport Dikurangi!

PT Timah Tbk masih mengurangi ekspor timah 2.000 hingga 2.500 ton per bulan, sebagai upaya menaikkan kembali harga di pasar dunia yang mengalami penurunan dan tidak menguntungkan produsen timah BUMN tersebut.

——————-

Loading...

“KAMI memang telah melakukan pengurangan penjualan, sebagai bentuk respon perusahaan untuk menyikapi penurunan harga timah,” kata Direktur Utama PT Timah Tbk, Mochtar Riza Pahlevi di Pangkalpinang, Jumat (4/10).

Ia mengatakan pengurangan penjualan sudah dilakukan sejak periode Juli 2019 sebanyak 1.000 – 1.500 ton per bulan. Saat ini, PT Timah akan menambah pengurangan ekspor sekitar 1.000 ton per bulan, sehingga total terjadi pengurangan ekspor 2.000-2.500 ton per bulan. “Harga saat ini belum menguntungkan jika dilihat dari apa yang sudah kami lakukan sebagai perusahaan tambang,” ujarnya.

Harga timah di bursa berjangka hingga penghujung September 2019 berkisar 16.300 dolar Amerika Serikat per metrik ton, nilai ini tidak jauh berbeda awal bulan sebelumnya. Harga ini belum menguntungkan produsen timah.

“Industri pertimahan Indonesia sudah comply terhadap segala regulasi dan standar yang diberlakukan, sehingga sudah sangat layak untuk mendapatkan apresiasi dari market tentu dengan harga yang baik,” ujarnya.

Komentar

BERITA LAINNYA