Kelompok teror sepakat untuk melepaskan sandera pada hari Sabtu, menurut pernyataan Selasa dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Mereka adalah sandera hidup terakhir yang dijadwalkan untuk dirilis di bawah fase pertama perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Hamas juga berencana untuk mengembalikan mayat empat sandera yang sudah meninggal ke Israel pada hari Kamis dan empat lagi meninggal minggu depan, kata Perdana Menteri dalam pernyataan lain. Fase pertama negosiasi gencatan senjata antara Israel dan Hamas dijadwalkan akan berakhir pada awal Maret.
Kepala Hamas Khalil al-Hayya merilis video Selasa pagi mengklarifikasi bahwa anggota keluarga Bibas akan menjadi salah satu mayat yang kembali. Teroris menculik keluarga empat selama serangan 7 Oktober. Yarden Bibas dibebaskan dalam pertukaran 1 Februari tetapi kondisi istrinya, SHIRI, dan anak-anak, KFIR berusia 2 tahun dan Ariel yang berusia 5 tahun, tetap tidak diketahui. Al-Hayya tidak menentukan berapa banyak anggota keluarga Bibas yang akan dimasukkan di antara orang mati. Keluarga Bibas mengeluarkan pernyataan Selasa yang mengatakan mereka mengetahui klaim Hamas. Mereka menambahkan bahwa mereka belum menerima bukti pasti dari status Shiri, Kfir, atau Ariel, dan sampai itu terjadi, perjalanan mereka belum berakhir.
Kapan fase dua negosiasi dimulai? Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar mengatakan Selasa bahwa putaran negosiasi kedua akan dimulai dan menegaskan kembali komitmen Israel untuk mencapai tujuan perangnya. Tujuan -tujuan itu termasuk kebebasan semua sandera, demiliterisasi Jalur Gaza, dan akhir operasi kelompok teror di Gaza, katanya kepada media.
Al-Hayya mengatakan Hamas juga siap untuk memulai putaran pembicaraan berikutnya dan menegaskan kembali desakan kelompok teror bahwa Israel melakukan penarikan total dari Jalur Gaza. Seorang juru bicara Presiden Lebanon dan sekutu Hamas Joseph Aoun juga menyerukan penarikan Israel yang lengkap dari Lebanon dan menggambarkan kehadiran tentara Israel sebagai pendudukan. Kehadiran Israel pada satu inci tanah Lebanon merupakan pendudukan dan akan memberi para pemimpin hak untuk menggunakan segala cara yang diperlukan untuk menghilangkan tentara Israel, kata juru bicara Najat Sharafeddin Selasa.
IDF memasuki Lebanon selatan untuk terus menghilangkan para pemimpin Hamas yang diizinkan berdasarkan persyaratan gencatan senjata. Berjam -jam setelah komentar Sharafeddin, pasukan pertahanan Israel mengklarifikasi bahwa mereka secara resmi ditarik dari sebagian besar Lebanon selatan, menurut pernyataan IDF. Ancaman Lebanon dan penarikan Israel datang satu hari setelah IDF menghilangkan kepala operasi Hamas di Lebanon dalam serangan udara Senin.
Gali lebih dalam: Baca laporan saya untuk lebih lanjut tentang serangan udara Senin.






