oleh

Gunakan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Utama

Babelpos.co / PANGKALPINANG – Kecenderungan pelaku bisnis dan wisata menggunakan bahasa asing mendapat perhatian serius dari Kantor Bahasa Bangka Belitung. Pengunaan bahasa asing ini dapat dilihat dari penamaan usaha dan jasa seperti nama toko, nama hotel, tempat wisata dan hiburan. Ada dugaan penggunaan nama bahasa asing agar terlihat berkelas dan hebat.

Hal ini tergambar dalam dialog Penggunaan Bahasa di Ruang Publik Kota Pangkalpinang di Hotel Santika, Rabu (14/12) kemarin. Kepala Kantor Bahasa Babel Drs. Hidayatul Astar, M.Hum mengatakan bahwa penggunaan bahasa di ruang publik di Indonesia seharusnya menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan Undang-undang Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.

Loading...

“Jika pun menggunakan bahasa asing boleh saja dilakukan dengan menggunakan huruf lebih kecil dari bahasa Indonesia,” kata Astar.

Dikatakan Astar, berdasarkan hasil pemantauan Kantor Bahasa Babel, pihaknya mengajak Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk memeperbaiki penggunaan bahasa tersebut. Apakah dengan dibuat peraturan daerah atau sejenisnya. Bahkan penggunaan bahasa asing juga kerap terjadi di di dunia pendidikan. Seperti kata welcome yang dipasang besar di depan sekolah. Bahkan Astar memiliki pengalaman ada sekolah yang saat kegiatan resmi sekolah menggunakan bahasa asing.

“Pengalaman sebelumnya ada sekolah saat perpisahan siswa menggunakan bahasa asing, padahal yang hadir siswa orang tua yang semuanya warga Indonesia,” kata Astar menceritakan pengalaman saat bertugas di Bengkulu. “Apakah dengan menggunakan bahaa asing agar terlihat hebat, maju atau dianggap berkelas, saya pikir tidak juga,” kata Astar.

Komentar

BERITA LAINNYA