oleh

Gubernur: KIP Jangan Operasi Dulu!

*Warga Lakukan Aksi ke PT Timah Hari ini
SUNGAILIAT – Gubernur Babel, Erzaldi Rosman saat ke Pantai Matras, Minggu (14/12) mendengarkan keluhan warga Matras yang terganggu atas gencarnya keinginan tambang KIP ke perairan Matras. Mendapatkan aduan warga Matras dan warga Air Antu, Gubernur meminta aktivitas KIP jangan jalan dulu karena ditolak warga. Alasan lainnya karena tak ada sosialisasi.

“Sebaiknya (KIP) jangan beraktivitas dulu sebelum sosialisasi,” kata Erzaldi.
Pengaduan nelayan lainnya, bahwa saat ini SPK untuk beberapa KIP yang beroperasi di Pantai Matras telah keluar, atas hal itu orang nomor satu di Babel ini pun menilai kurang pas. Sebab, untuk terbitnya SPK ada syarat-syarat yang harus dipenuhi, seperti sosialisasi hingga persetujuan warga setempat yang tak diwarnai dominasi penolakan.

Loading...

Gubernur juga meminta warga segera menyampaikan aspirasi dan mendata titik-titik karang serta daerah yang harus dijaga bersih dari pertambangan. Data tersebut ia harap segera disampaikan, mengingat sebentar lagi akhir dari pengesahan Raperda RWP3K Babel.

Sebelumnya perwakilan warga Matras, Holid yang juga Sekretaris Pokdarwis Kelurahan Matras mengatakan, warga sengaja menyampaikan keluhan atas masalah kehadiran KIP pada momen kedatangan Gubernur Babel. Warga menyatakan, selama ini telah berjuang untuk pariwisata namun kembali terancam oleh KIP. Belum lagi, nelayan Matras benar-benar bergantung hidupnya dari laut, sedangkan yang pro telah dibentuk dengan uang dan mayoritas bukan dari nelayan ataupun pelaku wisata yang mencari nafkah di laut.

Komentar

BERITA LAINNYA