oleh

Gubernur Berempati, Setuju dan Tandatangani Tuntutan Mahasiswa

Mengenai sektor tata niaga dan pendampingan dan pelatihan untuk pertanian, Gubernur meminta mahasiswa juga tergabung dalam tim bentukan Pemprov.

“Semoga apa yang saya tawarkan masuk ke dalam tim secara langsung mencari solusi bersama, dan saya yakin akan kembalikan kejayaan lada kita,” tegasnya.


Loading...

Dirinya mengaku senang menerima kritikan dan masukan dari mahasiswa ini. Gubernur, Wagub serta pejabat eselon II lainnya berdialog dengan demonstran.

“Saya senang dan bangga diingatkan mahasiswa, kritik dan saran menambah semangat membangun. Saya terharu, inilah mahasiswa tak bisa dipengaruhi siapapun, tetapi apa yang disampaikan berdasarkan hati hurani, beginilah harapan bangsa,” sebut Erzaldi.

Para mahasiswa melakukan unjuk rasa sejak Selasa (24/9) sore, dan menginap di halaman kantor gubernur. Mereka baru membubarkan diri Rabu sore, sesaat sebelum beduk adzan Maghrib berbunyi. Sebelum membubarkan diri, Erzaldi meminta agar para mahasiswa solat Maghrib terlebih dahulu.

Mahasiswa yang demo ini, membawa keranda jenazah yang berisi tanaman lada dibungkus kain putih menyerupai jenazah yang dikafani. Ada juga beberapa kertas yang bertuliskan sindiran untuk pemerintah.

Komentar

BERITA LAINNYA