oleh

Generasi Keruas

Oleh: AHMADI SOFYAN
Penulis Buku / Pemerhati Sosial
PERUBAHAN zaman yang begitu cepat, jika tidak diiringi dengan perubahan strategi, program, kemampuan diri, bahkan kehidupan sosial, maka bersiaplah menjadi orang kolonial ditengah era milenial alias “generasi keruas”.

————–


Loading...

KERUPUK atau juga kempelang oleh masyarakat Bangka adalah salah satu makanan atau cemilan khas yang cukup dikenal dan biasa dijadikan oleh-oleh bagi relasi, keluarga, tamu atau wisatawan yang datang ke Negeri Serumpun Sebalai. Bahkan menurut Darmansyah Husein (Anggota DPD RI) dulu sempat bercerita kepada Penulis di ruang kerjanya sebagai Bupati Belitung bahwa salah satu lobi yang digunakan dalam perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah dengan memberikan oleh-oleh kerupuk/kempelang khas Bangka kepada para pengambil kebijakan di DPR RI.

Oleh karenanya tak heran jika dengan bercanda ia menyebut bahwa lobi-lobi pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini disebut dengan “diplomasi kerupuk” dan ternyata berhasil walaupun keberhasilan tersebut bukan karena kerupuk.

Kerupuk khas Bangka memang dikenal gurih dan renyah. Namun kegurihan atau kerenyahan makanan bernama kerupuk akan sirna dan menjadi sebaliknya kalau sudah melempem alias keruas. Jika kerupuk keruas itu hanyalah masalah kecil yang tidak perlu dibawa ke Mak Erot untuk diperbesarkan. Tapi ketika mental kerupuk apalagi kerupuk keruas merajai bahkan memimpin negeri ini, maka itu bukan lagi masalah kecil.

Komentar

BERITA LAINNYA