oleh

Gara-Gara Scabies, Bukan Ulat Bulu?

*Hasil Cek 30 Sampel
*Juga Periksa Sampel Air

DINAS Kesehatan, Perlindungan Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Pangkalpinang menyebut penyebab timbulnya bintik-bintik merah yang disertai rasa gatal yang menyerang warga Pangkalarang Kelurahan Ketapang Kecamatan Pangkalbalam bukan dikarenakan wabah ulat bulu. Gejala tersebut mengarah pada penyakit kulit scabies. Hal ini ditegaskan Pelaksana tugas Kepala Dinkes PPKB Kota Pangkalpinang, Suriyanto.

Loading...

————————————-

KATANYA, indikasi scabies ini berdasarkan hasil laboratorium yang dilakukan dokter kulit RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang dengan mengecek 30 sampel. Dari 30 sampel yang diambil, 16 sampel di antaranya positif penyakit kulit scabies.

BACA: Sudah 300 Warga Pangkalarang Diduga Kena Serangan Ulat Bulu

“Jadi untuk sementara ini bukan karena wabah ulat bulu, tapi lebih disebabkan karena faktor sanitasi lingkungan yang kurang sehat, jadi ini masalah pola hidup mereka,” ungkap Suriyanto kepada Babel Pos, Senin (17/6).

BACA: Molen pun Terserang Ulat Bulu

Hanya saja dikatakan Suriyanto, 14 sampel lainnya menurut keterangan dokter kulit dicurigai memang terserang wabah ulat bulu. Hanya saja, pada saat turun ke lapangan pada Sabtu (15/6) lalu, pihaknya tidak menemukan adanya ulat bulu.

“Kita sudah lapor dengan Pak Wali Kota untuk langkah selanjutnya. Sebelumnya, kita sudah melakukan penyemprotan dan tidak ada hasil, jadi kemudian saya intruksikan untuk dibakar yang menjadi tempat hinggap ulat bulu tersebut pada Minggu (16/5) lalu, tapi kita belum tahu hasilnya, tapi petugas kesehatan masih stanby di posko,” tegas Suriyanto.

Komentar

BERITA LAINNYA