oleh

Gara-gara Pemasangan Bendera Terbalik, Bupati Ancam Copot Alkar

*Tiga Anggota Satpol PP Akan Dipecat
Babelpos.co  TANJUNGPANDAN – Pemandangan tak biasa menghiasi halaman Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Belitung di Jalan Ahmad Yani, Senin (3/9) pagi kemarin. Bendera Merah Putih tampak berkibar dengan posisi terbalik.

Terbaliknya pemasangan bendera yang merupakan lambang negara ini sempat menjadi pusat perhatian masyarakat yang berlalu lalang di perempatan lampu merah di dekat Rumdin Bupati tersebut.

Loading...

Usut punya usut, ternyata bendera dipasang oleh seorang oknum Anggota Satpol PP Belitung yang saat itu sedang bertugas piket bersama dua orang rekannya. Mengetahui kejadian itu, Bupati Belitung Sahani Saleh langsung murka.

Akibatnya, tiga orang Anggota Satpol PP Kabupaten Belitung, terancam dipecat. Sebab, oknum anggota Satpol PP yang berstatus honorer ini melakukan kesalahan yang sangat fatal mengibarkan bendera Merah Putih terbalik.

Tidak hanya itu, bahkan Bupati Belitung mengancam bakal mencopot jabatan Alkar sebagai Plt Kasatpol PP Belitung. Penegasan itu disampaikan Bupati Belitung yang akrab disapa Sanem kepada wartawan usai rapat Paripurna di DPRD Kabupaten Belitung, Senin (3/9) kemarin.

“Masang bendera terbalik, itu hal fatal. Tidak ada toleransi dalam hal macam ini. Oknum anggota Pol PP itu harus dipecat, jabatan kasatnya pecat juak, mungkin la bosan la lamak juak. Bendera itu merupakan lambang negara, rumah dinas lambang daerah, jadi tidak cukup dengan kata maaf,” tegas Sanem.

Menurut Sanem, oknum Sat Pol PP yang memasang bendera terbalik memang baru bertugas di Rumah Dinas Bupati. Itu setelah Anggota Satpol PP tenaga kontrak yang lama diberhentikan dan digantikan dengan oknum Pol PP baru ini.

Oknum honorer itu penerimaannya tidak melalui seleksi dan diambil langsung Plt Kasatpol PP Alkar selaku Plt Kasatpol PP lanjut Sanem juga tidak pernah melaporkan dan mengambil inisiatif sendiri. “Jadi tidak mempunyai pengetahuan tentang ke Pol PP-an dan langsung bertugas ke rumah Dinas Bupati,” tukas Sanem.

Komentar

BERITA LAINNYA