oleh

Forkopimda Basel Tidak Satu Persepsi Dalam Penegakan Hukum

*Erdian: Terkesan Lamban & Kurang Memuaskan Publik
TOBOALI – Penanganan perkara atas permasalahan hukum di Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Provinsi Bangka Belitung (Babel) terkesan lamban dan kurang memuaskan publik. Hal ini ditegaskan praktisi hukum asal Toboali, Erdian SH.

Menurut Erdian, lambannya dalam penanganan atas perkara hukum di Bumi Junjung Besaoh (Basel_red), lantaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) tidak satu persepsi dalam hal penegakan hukum. Sehingga, hal tersebut membuat masyarakat menjadi bingung serta berpikiran keadilan tidak akan pernah didapatkan.

Loading...

“Masyarakat tentu akan beranggapan jangan-jangan hanya sekedar slogan saja bahwa hukum adalah panglima”, jelas Erdian.

Praktisi hukum jebolan Universitas Pertiba Pangkalpinang, Babel itu menilai bahwa penanganan perkara hukum di daerah setempat masih meninggalkan luka di hati masyarakat dalam mendapatkan kepastian hukum.

Komentar

BERITA LAINNYA