oleh

Evakuasi WNI Lewat Bintan

*Proses Karantina Dilakukan di Natuna Selama 28 Hari

PEMERINTAH Indonesia hingga kini belum menentukan lokasi atau tempat observasi 270 Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi Anak Buah Kapal (ABK) di Kapal Pesiar Dream World. Meski demikian skenario penjemputan tidak berubah.


Loading...

———————

TEKNISNYA, kapal milik TNI AL tersebut akan bertemu dengan Kapal Pesiar Dream World di perairan internasional di dekat Pulau Bintan. Namun, kapal tidak akan langsung berpapasan melainkan para WNI turun menggunakan sekoci.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga mengkhawatirkan para WNI yang menjadi ABK di kapal pesiar Diamond Princess terpapar virus corona mutasi baru. Dilihat dari tren penyakitnya seperti apa yang terjadi di China, maka kelompok ini dikhawatirkan munculnya mutasi baru dari Covid-19.

Akibatnya, kebijakan karantina terhadap penderita diharapkan selama 28 hari dimana sebelumnya hanya 14 hari.

Apalagi, temuan di China keluhan baru muncul pada hari ke 20. ”Hingga malam ini belum ditentukan. Nanti akan kami sampaikan perkembangan lebih lanjut. Memang ada, langkah observasi dilakukan di Natuna,” terang Sekretaris Ditjen (Sesditjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Achmad Yurianto di Jakarta.

Komentar

BERITA LAINNYA