oleh

Erzaldi dan Molen Akan Bahas Teluk Bayur

*Teluk Bayur Bakal Tereliminasi?

NAH, nasib kawasan lokalisasi Teluk Bayur di Pangkalpinang mulai menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel). Bahkan ada wacana untuk menutup kawasan tersebut untuk dijadikan areal di kawasan ini sebagai lokasi dumping area revitalisasi sungai Teluk Bayur.

Loading...

—————-

GUBERNUR Babel Erzaldi Rosman menuturkan, bahwa sikap tegas ini harus berani diambil pihaknya bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang guna menjawab keluhan masyarakat. “Kita akan berkoordinasi dengan Walikota, kawasan teluk Bayur itu harus kita eliminasi di lokasi tersebut,” katanya.

Lokalisasi ini, pernah akan ditertibkan oleh Pemkot Pangkalpinang, sewaktu zaman walikota Zulkarnain Karim, namun sayangnya aktivitas di lokalisasi ini kembali aktif hingga saat ini.

“Dulu sempat ditertibkan, setelah itu dibangun jembatan (oleh provinsi), tapi tidak ada pengawasan tumbuh lagi,” tandasnya.

Untuk itu kedepan, area ini akan dijadikan taman bermain, dan menjadi dumping area revitalisasi sungai Teluk Bayur, dalam upaya pencegahan banjir di ibukota.

Penghapusan wilayah ini juga, sebut mantan Bupati Bateng ini, karena adanya permintaan dari masyarakat yang menyampaikan melalui surat ke Pemprov Babel. “Ini juga untuk menanggapi surat yang masuk berkenaan aktivitas disitu, dan semakin dekat ke kota,” ulasnya.

Komentar

BERITA LAINNYA