oleh

Empat Korupsi Bakal Ada Tersangka

Babelpos.co  PANGKALPINANG – Pihak Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung pada triwulan pertama 2017 memiliki 3 produk  penyidikan baru korupsi dengan total kerugian negara mencapai ratusan milyar rupiah.

Masing-masing penyidikan tersebut: Detail Engineering Design (DED) pembangunan rumah sakit umum kota Pangkalpinang senilai Rp 5 milyar tahun 2016, penambangan di muara pelabuhan Jelitik Bangka sejak 2011 oleh PT Pulomas. Kemudian Pengadaan bibit karet dan lada di Bangka Selatan dan provinsi Bangka Belitung sejak 2012, dan dana bergulir untuk koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah oleh lembaga pengelola dana bergulir (LPDB).

Loading...

“Ini produk penyidikan tindak pidana korupsi yang Pidsus segera tetapkan tersangka dalam waktu dekat. Dalam penyidikan ini Pidsus sudah mengantongi sedikitnya 2 alat bukti,” kata kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung, bab dengan didampingi oleh aspidsus Patris Yusrian Jaya dan Asintel Said Muhammad.

Dalam menyidik 4 kasus besar tersebut penyidik dikatakan Happy, sudah memeriksa sekitar 30-an orang baik dari pejabat daerah dan pegawai negeri sipil hingga pihak swasta.  Penyidik sendiri bekerja cepat dan profesional melalui tim satuan tugas yang sedari awal dibentuknya.

“Semua ini satgas yang mengerjakanya. Kita bergerak cepat saya dibantu oleh pidsus dan asintel dan satgas,” ujar Happy.

Empat kasus besar ini, Happy menaksir kerugian negara yang akan diselamatkan berjumlah ratusan milyar rupiah. Terlebih kasus penambangan timah berkedok pengerukan muara pelabuhan Jelitik itu.

Komentar

BERITA LAINNYA