oleh

Ekonomi Babel, Stabil Tapi Gelisah (1)

Mengawali.presentasinya, Gubernur Babel menyebutkan ekonomi provinsi yang berulang tahun ke-19 tukbuh 4,45%. Melambat apabila dibandingkan capaian tahun 2017 sebesar 4,47%. Turun 0,02%. Penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi Babel adalah Kabupaten Belitung. Tahun 2018, ekonomi Kabupaten Belitung tumbuh paling tinggi tahun 2018, sebesar 5,38%, disusul Kotamadya Pangkalpinang sebesar 5,21% dan Kabupaten Bangka Barat sebesar 5,19%.

Ketiga daerah ini tumbuh di atas pertumbuhan ekonomi.nasional tahun 2018 sebesar 5,17%. Sedangkan pertumbuhan terendah ekonomi Babel.tahun lalu adalah Kabupaten Bangka Tengah 3,41% jauh dari Belitung Timur 4,23% yang saat ini masih menjadi pasen Kementerian Pembangunan Desa Tertinggal. Lalu disusul Bangka Indul 4,51% dan Bangka Selatan 4,52% tahun lalu.

Loading...

Sebenarnya kita berharap ekonomi Babel 2019 mengalami kenaikan tetapi tampaknya sulit. Diperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun 2019 lebih rendah dari tahun 2018 4,45%. Di pulau Sumatera pun, hanya Provinsi Sumatera Selatan yang tumbuh di atas pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6,04%. Disusul Provinsi Lampung 5,25%, Provinsi Sumatera Utara tumbuh 5,18% tahun lalu. Tetapi pertumbuhan ekonomi tahun belum separah Provinsi Riau yang hanya tumbuh 2,34%. Soal kenaikan ekonomi Babel sebenarnya dapat dipelajari ketika Babel menjadi provinsi pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Sumatera sebesar 7,08% pada Triwulan Ketiga tahun 2018. Riset ekonomi diperlukan untuk mengetahui apa yang menyebab ekonomi tumbuh secara signifikan seperti. Sebab triwulan berikut terjun bebas. Sejak triwulan keempat 2018 itu, ekonomi Babel merangkak hingga kini. Mestinya tim ekonomi Provinsi Kepulauan Babel mengkaji secara mendalam mengapa ekonomi Babel bisa tumbuh diatas 7% saat itu.

Akan tetapi menurut Gubernur Babel, pertumbuhan ekonomi Babel tahun 2018 didorong oleh sektor pertanian dan industri pengolahan. Pertanian naik dari 0,07% menjadi 1,00%. Sedangkan sektor pertambangan, industri, dan perdagangan mengalami.penurunan tahun lalu. Hal itu tergambar dari kinerja pertumbuhan sektor pertanian dari tahun 2016 4,34 turun menjadi hanya 0,36% tahun 2017 dan naik lagi tahun 2018 menjadi 5,49% (yoy). Sedangkan sektor pertambangan dari 0,50% tahun 2016 menjadi 2,22% tahun 2017 lalu terjun bebas tahun 2018 menjadi hanya 1,06% (yoy). Sektor industri pengolahan tahun 2016 2,68%, naik menjadi 6,22%, dan turun sedikit tahun 2018 menjadi hanya 4,04% (yoy). Sedangkan sektor perdagangan tahun 2018 terjun bebas hanya 2,65%. Padahal tahun 2017 bertengger di 7,81% dan 5,08% tahun 2016.

Komentar

BERITA LAINNYA