oleh

Dul Ketem Praperadilan, Ditahan di Lapas Bukit Semut

SUNGAILIAT – Tersangka dugaan pembakaran hutan lahan di Desa Air Anyir, Kecamatan Merawang, Abdullah alias Dul Ketem dan Herman akan menempuh praperadilan. Keduanya, telah dijebloskan ke penjara sebagai tahanan jaksa dan dititipkan ke Lapas Bukit Semut Sungailiat usai pelimpahan tahap dua dari Polres Bangka ke Kejari Bangka, Senin (20/1).

Dul Ketem yang dikenal sebagai salah satu pengusaha timah ini menjadi tersangka dugaan kasus pembakaran hutan dan lahan di dalam kawasan hutan produksi Dusun Temberan, Desa Air Anyir, Kecamatan Merawang tahun lalu. Langkah praperadilan disampaikan kuasa hukumnya, Abdul Jalil, S.H.

Loading...

“Benar dan permohonan praperadilan itu sudah kita daftarkan ke pengadilan,” kata Abdul Jalil kepada wartawan.

Ia terangkan, langkah praperadilan ditempuh kliennya sebagai bentuk upaya hukum yang diberikan undang-undang untuk menguji proses penyidikan dan penetapan Dul Ketem dan Herman sebagai tersangka kasus karhutla ini.

Dalam hal ini ia tegaskan, pihaknya bukan memusuhi polisi atau memusuhi jaksa, tapi guna menguji benar tidak proses hukum terhadap kliennya mulai dari proses penyelidikan hingga penetapan tersangka.

Komentar

BERITA LAINNYA