oleh

DPRD, Dinkes & RSU Basel ke Bintan

*Pelajari Tata Kelola Obat
Babelpos.co /TOBOALI -Pemerintahan Kabupaten Bangka Selatan (Basel) belajar tentang tata kelola obat ke Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau serta ke Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Batam. Rombongan Pemkab Basel terdiri dari Komisi I, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan RSU Basel.

“Untuk mempelajari tata kelola obat dari mulai proses perencanaan, penyimpanan, pencatatan administrasi dan distribusinya. Karena secara geografis daerah Kabupaten Bintan sama dengan Bangka Selatan yang terdiri dari daerah kepulauan yang karakteristik pelayanan kesehatan antar pulau juga dilakukan,”. Demikian hal ini disampaikan Sekretaris Komisi I DPRD Basel, Samsir Patholmuin ST, MM kepada wartawan, Selasa (25/10) siang.

Loading...

Namun menurut wakil rakyat 2 priode ini, alasan kunjungan ke Kabupaten Bintan lantaran Kabupaten tersebut sudah mendapatkan opini Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) selama 4 tahun berturut-turut dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Selain itu, Kabupaten Bintan tidak ada temuan obat kadaluarsa, jelasnya seraya menambahkan adapun beberapa hal yang dapat diadopsi dan diimplementasikan di Kabupaten Basel untuk menyelesaikan permasalahan obat kadaluarsa serta kekosongan obat, yakni Kabupaten Bintan sudah menggunakan aplikasi penataan obat secara elektronik dengan sistim informasi logistik obat (Silo).

“Dengan Silo ini bisa diketahui stok obat yang masih ada dipersediaan, jumlah obat yang akan masuk masa expired, jumlah obat expired,  jumlah obat stagnan dan jumlah obat yang slow moving yang bisa di cek setiap saat,” kata Samsir menjelaskan perencanaan dilakukan oleh tim terpadu pengelolaan obat dan alat kesehatan yang terdiri dari Stakeholder terkait yang dikoordinatori oleh kepala instalasi farmasi.

Komentar

BERITA LAINNYA