oleh

Dinkes Bateng Belum Tarik Obat Ranitidin dari Peredaran

KOBA – Terkait maraknya penarikan obat jenis ranitidin disejumlah daerah di Indonesia hingga saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah belum melakukan penarikan terhadap obat tersebut dari peredaran.

Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah, dr. Bahrun R Siregar beralasan pihaknya masih menunggu keputusan dari BPOM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terkait peredaran obat ranitidin apakah ditarik atau tidaknya obat tersebut dari peredaran.

Loading...

“Menyikapi obat Ranitidin ini kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak BPOM Provinsi apakah akan dilakukan penarikan atau tidak terhadap obat penyakit lambung tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi Babel Pos, Rabu(09/10) di Koba.

Ia mengakui disejumlah daerah di Indonesia sudah dilakukan penarikan terhadap obat ranitidin karena diduga tercemar N-Nitrosodimethylamine (NDMA) yang disinyalir dapat memicu penyakit kanker karena bersifat karsinogenik.

“Kami belum belum bisa mengambil keputusan apakah akan ditarik dari peredaran, maka menunggu hasil pengecekan laboratorium dari BPOM Provinsi,” ujarnya.

Komentar

BERITA LAINNYA