oleh

Didit: Proses Hukum!, Erzaldi: Tidak Ada Kata Damai

Petugas yang nyaris tanpa pengaman, kembali berhamburan lari ke arah hutan bakau menyelamatkan diri. Beberapa diantaranya yang tidak sempat melarikan diri, hanya bisa pasrah saat ayunan kayu menghantam tubuh mereka.

Akibatnya, satu orang anggota Satpol PP diduga mengalami patah bagian rusuk. Satu orang mengalami patah bagian tangan dan satu orang di bagian kepala. Sisanya, harus menahan sakit memar akibat hantaman kayu.

Loading...

Emosi massa yang tidak kunjung mereda, berlanjut dengan memaksa Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah, menyusuri kawasan mangrove yang sedang pasang laut setinggi 1 meter. Massa meminta Wagub melihat langsung dan meminta ganti rugi atas kerusakan peralatan tambang mereka.

Sekitar 1 jam kemudian, barulah Wagub kembali ke daratan dan diiringi keluar dari kawasan mangrove. Massa juga membakar pakaian anggota Satpol PP yang dilepas saat melakukan penertiban. Tak hanya itu, sejumlah handphone, uang dan barang berharga lainnya ikut dibakar massa yang sudah di luar kontrol. “Habis semua bang, di situ ada dompet berisi KTP, kartu BPJS, SIM, dan ada uang tunai Rp. 10 juta,” ujar salah seorang anggota Satpol PP.

Puluhan peralatan tambang yang sudah dikumpulkan anggota Satpol PP juga dipaksa dikembalikan ke tempat semula. Massa berteriak sambil memegang potongan kayu agar peralatan tambang mereka dipasang kembali.

Komentar

BERITA LAINNYA