oleh

Didit: Proses Hukum!, Erzaldi: Tidak Ada Kata Damai

“Artinya kejadian ini sangat tidak menghargai lagi seorang Wakil Gubernur, dan tujuan beliau hanya meninjau. Yang pasti kejadian ini sudah mencederai pemerintah provinsi dan simbol bagi kepala daerah,” ujarnya.

“Karena pemerintah, polisi tidak boleh kalah terhadap tindakan anarkis itu, kalau ini dibiarkan, tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan dampak yang kurang baik terhadap pemerintah,” tandasnya.

Loading...

Hal senada juga dikemukakan oleh Gubernur Babel, Erzaldi Roesman. Melalui siaran live di salah satu TV swasta tadi malam, ia kemukakan tidak ada kata damai, karena lokasi yang ditambang nyata-nyata hutan lindung (HL).

”Damai silahkan antar individu, namun untuk institusi silahkan lanjut. Saya sudah menghubungi Kapolda agar kasus ini tetap diproses,” ujarnya.

Selesaikan Secara Manusiawi
Sementara itu, aktifis penggiat anti korupsi Bangka Belitung, Doktor (Cand) Marshal Imar Pratama, memandang terjadinya konflik di areal penambangan tidak bisa sepenuhnya menyalahkan penambang. Jangan sampai pihak pemerintah dan penegak hukum justeru mencari kambing hitam dengan mempersalahkan rakyat kecil semata.

“Konflik pertambangan ini tak lain dipicu atas ketidakmampuan pemerintah terutama Pemprov dan Pemkab dalam menyediakan lapangan pekerjaan yang layak di luar sektor pertambangan bagi rakyatnya. Di saat ekonomi rakyat terpuruk itu hanya tersedia sektor pekerjaan di tambang ilegal, diperparah sektor tersebut juga ditopang oleh kepentingan pemilik modal dan oknum,” kata Marshal.

Komentar

BERITA LAINNYA