oleh

Didesak Mundur, Tjahjo Melawan

DESAKAN Tjahjo Kumolo untuk mundur dari jabatanya sebagai Menteri Dalam Negeri (Kemendagri) terus mencuat. Ini seirama dengan kritik pedas yang dilemparkan kubu sebelah atas rentetan kasus tercecernya Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Politisi PDI Perjuangan itu pun tak mau tinggal diam, ia melawan.

Tidak bisa dipungkiri kasus tercecernya e-KTP di sejumlah daerah, membuat eskalasi politik menjelang Pileg dan Pilpres memanas. Asumsi buruk pun terbentuk. Kasus tersebut tidak lepas dari upaya upaya pengkondisian suara, pada Pileg dan Pilpres 2019 mendatang.


Loading...

Nah menjawab serangan yang dilontarkan lawan politiknya, Tjahjo mencoba memberikan pemahaman kepada publik, terhadap peristiwa yang cukup viral di media sosial tersebut. “Saya siap mundur. Dan saya bertanggungjawab. Tapi jangan asal menuding tidak becus!” tandas Tjahjo, kemarin (19/12).

Kasus tercecernya e-KTP, terang Tjahjo sudah ditangani oleh pihak kepolisian. Bahkan, sudah ada terduga pelaku yang diamankan. Dijelaskan, penjualan blanko KTP-el merupakan tindak pidana yang dilakukan secara sengaja.

“Menurut saya tidak fair kalau pelaku kejahatan tindak pidana yang dilakukan orang lain yang secara sengaja. Tapi kesalahannya di timpakan kepada saya khususnya Kemendagri,” tegasnya.

Ia sepakat jika persoalan e-KTP itu terus dibiarkan, maka kejahatan dan tindak pidana akan terus terjadi. Padahal, Kemendagri sudah berupaya melakukan yang terbaik untuk mengamankan dokumen negara tersebut.

Komentar

BERITA LAINNYA