oleh

Diancam Parang, Kapolsek Rela Bersimpuh Untuk Melindungi Pekerja Tambang

AKSI perwira polisi, Iptu Akbar menghentikan tindakan brutal massa di Pinrang, Sulawesi Selatan mendapat pujian dari masyarakat. Kapolsek Cempa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan itu rela bersimpuh memohon belas di depan massa yang membawa parang dan balok.

Massa menghakimi pekerja tambang hingga terkapar tak berdaya di tengah pohon pisang. Iptu Akbar pun berusaha menenangkan puluhan warga agar tidak semakin beringas.

Loading...

Dalam video yang beredar di media sosial, Iptu Akbar tampak bersimpuh di tanah. Ia memohon belas kasih agar massa tidak lagi memukuli korban yang sudah tidak berdaya.

“Ajak pak, ajak pak, ajak kasik (jangan pak, jangan pak, jangan kasihan),” ucap Iptu Akbar dengan bahasa Bugis.

Aksi Iptu Akbar membuat sebagian massa menghentikan aksinya. Mereka mengajak teman-temannya untuk tidak lagi menghakimi korban.

Beberapa orang terlihat membantu Iptu Akbar menghalangi massa yang masih hendak memukuli korban.

Komentar

BERITA LAINNYA