oleh

Desa se-Basel Dapat Kucuran Dana Segar dari Pusat Rp 52,1 Miliar

*Desa Payung Paling Besar Rp 2,5 Miliar
*Terkecil Desa Rindik Rp 803 Juta
TOBOALI – Pada tahun 2020 mendatang, seluruh Desa di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Provinsi Bangka Belitung (Babel) kembali menerima kucuran dana segar ‘Dana Desa’ yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Kucuran dana segar dari pemerintah pusat itu senilai Rp 52,1 miliar lebih untuk dibagikan ke 50 Desa yang tersebar di 8 Kecamatan Junjung Besaoh (Basel), meliputi Kecamatan Toboali, Tukak Sadai, Lepar Pongok, Pulau Pongok, Airgegas, Pulau Besar, Payung dan Kecamatan Simpang Rimba. Namun, untuk rincian besaran masing-masing Desa menerima dana segar itu bervariasi mulai dari Rp 8 ratusan juta, Rp 9 ratusan juta, Rp 1 miliaran hingga Rp 2 miliaran yang disesuaikan dengan jumlah penduduk, jumlah penduduk miskin, luas wilayah dan indeks kesulitan geografis. Adapun 1 dari 50 Desa di Bangka Selatan yang paling besar dan paling kecil menerima Dana Desa pada tahun 2020, yakni Desa Payung sebesar Rp 2.595.223.000 dan Desa Rindik sebesar Rp 803.895.000.

Loading...

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Pemkab Basel, Riswadi kepada babelpos.co menjelaskan, alokasi pagu Dana Desa setiap Desa di Kabupaten Basel untuk tahun anggaran 2020 telah dibahas pada saat kegiatan lokakarya tentang tata cara penghitungan, pembagian dan penetapan rincian Dana Desa yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (Dirjen PK) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta, Senin (7/10/2019) kemarin.

“Dana Desa tahun anggaran 2020 sebesar Rp 52.151.045.000 untuk dibagikan ke 50 Desa di Kabupaten Bangka Selatan. Rincian besaran Dana Desa yang diterima setiap Desa bervariasi karena disesuaikan dengan JP (Jumlah Penduduk), JPM (Jumlah Penduduk Miskin), LS (Luas Wilayah) dan IKG (Indeks Kesulitan Geografis,” kata Riswadi, Selasa (8/10).

Komentar

BERITA LAINNYA