oleh

Cerita WNI di Wuhan, Masker Mahal dan Ibu Hamil Ingin Segera Pulang

PENDUDUK di Wuhan, Tiongkok, tengah menghadapi kesulitan usai pemerintah setempat mengisolasi wilayah tersebut imbas dari virus korona. Tak hanya warga lokal, WNI yang tengah berada di sana pun mengalami kesulitan yang sama. Mereka pun berharap-harap cemas.

Kendati secara kesehatan kondisi mereka baik-baik saja, namun beberapa kesulitan dan kendala tetap dihadapi. Salah satunya adalah mahalnya harga masker.

Loading...

Tak hanya harga pangan, harga masker di Wuhan mencapai 100 yuan per pack atau hampir Rp 200 ribu. Masker pun sudah mulai sulit didapatkan. Selain mahasiswa, WNI lainnya yakni ibu yang tengah hamil dan anak-anaknya.

“Masih ada ibu hamil dan balita asal Indonesia di kota Jingzhou dan 3 mahasiswa Xiangyang. Dan, kami sangat kekurangan masker. Harga masker 1 pack sudah mencapai 100 yuan,” kata Mahasiswa Kedokteran Medicine Bachelor and Bachelor of Surgery, Muhammad Arief kepada JawaPos com (Grup Babelpos.co), Senin (27/1).

Ibu hamil tersebut tinggal bersama suami di Jingzhou. Sang ibu ingin segera dievakuasi dan melahirkan di Indonesia.

“Kami butuh masker dan ada ibu hamil serta balita. Sang ibu tersebut ingin melahirkan di kampungnya di Banjarmasin, Kota Banjar Baru,” ujar Arief.

Komentar

BERITA LAINNYA