oleh

Buntut Kisruh Abun Vs PT SAML, Pemkab Bangka Stop Semuanya

KONFLIK sengketa lahan antara warga kontra pengusaha sawit Abun dengan warga kontra PT SAML milik Afen, membuat pemerintah mengambil sikap tegas. Pemda Bangka menghentikan aktivitas di lokasi sengketa. Penghentian ditandai pemasangan papan dan spanduk peringatan di lokasi sengketa.

————————–

Loading...

KASUS ini telah membuat masyarakat Desa Mendo terpecah menjadi kontra Abun dan kontra PT SAML yang membuat situasi tak kondusif dan berujung demo beberapa kali. Tak mau gejolak kian meluas, Jumat (29/11) dilakukan kegiatan penghentian aktivitas pembukaan lahan kelapa sawit milik Abun dan Afen di Desa Mendo.

Dari Pemda Bangka diwakili Pj. Sekda Bangka Akhmad Mukhsin serta Tim Gabungan dari Polda Babel, Sat Brimobda Babel, Polres Bangka, TNI AD dan Sat Pol PP Bangka. Turut serta Karo Ops Polda Babel, Kapolres Bangka, Kajari Bangka, Kasubdin POM, Kabag Ops Polres Bangka, Kepala Dinas Pertanian, Kasat Intelkam Polres Bangka dan Kasat Reskrim Polres Bangka.

Penghentian pun harus mengerahkan 220 personil Polda Babel dan Polres Bangka, POM TNI AD 4 personil, Satpol PP Bangka 30 orang dan perwakilan masyarakat Desa Mendo.

Pj. Sekda Bangka, Akhmad Mukhsin menyatakan, merespon permasalahan sengketa lahan di Desa Mendo antara Abun dengan PT. SAML, Bupati Bangka telah memberikan dua surat ke pengelola kebun sawit.

Komentar

BERITA LAINNYA