oleh

Bong Ming Ming Kecewa Penanganan Kasus Sijuk

*Harusnya Polisi Tangkap Penambang yang Laporkan Pol PP
PANGKALPINANG – Senin (2/12) kemarin, tepat satu bulan pasca peristiwa kelam penertiban aktivitas tambang ilegal di kawasan Hutan Lindung Pantai (HLP) Geosite Tanjung Siantu, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. Namun, proses hukum di kepolisian belum juga menetapkan tersangka atas penyerangan yang dilakukan penambang terhadap Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah dan petugas Sat Pol PP yang melakukan penertiban.

Hal ini pun disinggung oleh beberapa anggota DPRD Babel pada rapat pertemuan Badan Musyawarah (Banmus) DPRD bersama kalangan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dikomandoi Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Babel, Yulizar Adnan. Wakil Ketua Komisi II DPRD Babel, Bong Ming Ming menjadi pihak yang mengaku kecewa dengan proses hukum yang berjalan sekarang ini. Bahkan, satuan penegak peraturan daerah (Perda) itu seakan dikerdilkan dengan masuknya pelaporan atas pembakaran peralatan TI (tambang inkonvensional) itu.

Loading...

“Sekali lagi saya sangat kecewa dengan ini semua, jelas ini terjadi pelemahan terhadap Satpol PP, demikian saya anggap,” kata Ming Ming pada rapat yang dipimpin Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya yang didamping dua wakil pimpinan, M Amin dan Amri Cahyadi.

Seharusnya, menurut Ming Ming, pihak kepolisian berani mengusut. Bahkan, polisi juga seharusnya menjebloskan ke penjara kepada penambang yang berani melaporkan petugas Satpol PP.

Komentar

BERITA LAINNYA